3 Agu 2015

Peran Oksigen pada Organisme, Mikroorganisme

Semua makhluk hidup memerlukan oksigen, begitu juga dengan organisme yang hidup di air. Organisme air bergantung pada jumlah oksigen terlarut (DO) karena oksigen merupakan hal esensial bagi pernapasan begitu pula metabolisme sehingga konsentrasi  DO dapat digunakan sebagai indikator mutu air (Rahayu, 2002).

Data Kualitas Air PP No 20 th. 1990 menyatakan bahwa:
untuk kegiatan perikanan disyaratkan DO lebih dari 3 mg/L,
untuk kegiatan pertanian disyaratkan DO lebih dari sama dengan 3 mg/L.

Sama halnya dengan bakteri juga membutuhkan oksigen untuk proses dekomposisi terutama bakteri aerobik (Saunder, 1980 dalam Wijoyono, 2009). Kemampuan bakteri yang mampu meremoval substrat inilah yang melatarbelakangi adanya teknologi pengolahan, pengelolaan limbah seperti teknologi lumpur aktif.

Sistem lumpur aktif terdiri dari reaktor aerasi dan clarifier aliran influen masuk ke reaktor aerasi yaitu air yang akan diolah dan konsentrat lumpur dari bak pemisah lumpur yang diresirkulasikan.

Mekanismenya adalah
- Mikroorganisme menyisihkan substrat atau zat organik yang terlarut dengan asimilasi (zat organik sebagai sumber karbon dan energi untuk pertumbuhannya)
- Material organik partikulat terjebak dalam floakulan biomassa yang tersedia untuk asimilasi mikroorganisme.
(Sumber: Widjaja dan Sunarko, 2007. Pengaruh Perbandingan Nutrisi terhadap Pengolahan Minyak secara Biologis dengan Bakteri Mixed-Culture. Jurnal Teknik Kimia Indonesia Vol. 6 No. 2, 755-762)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar